kerangka mobil Chery

Lompatan Teknologi Chery: Baja Terkuat di Industri Otomotif

Beijing – Kabar mengejutkan datang dari Chery. Bersama produsen baja HBIS Group, mereka memperkenalkan pelat baja hot-formed ultra-high-strength (UHSS) dengan kekuatan hingga 2.400 MPa—sebuah lompatan besar dalam teknologi material otomotif.

Untuk memahaminya secara sederhana: merobek pelat baja ini membutuhkan tekanan sekitar 24 ton per cm². Belum ada produsen lain yang mencapai tingkat kekuatan tersebut.

Terobosan yang Mengatasi Dilema Material UHSS

Pengembangan baja 2.400 MPa ini menjadi tonggak baru bagi industri material Cina maupun global. Proses hot-stamping konvensional biasanya menghasilkan baja dengan kekuatan 1.300–1.800 MPa. Mendorong material melampaui batas itu bukan perkara mudah karena Bukan perkara mudah mendorong material melampaui batasnya. Karena produsen selalu berhadapan dengan dilema klasik teknik: Semakin kuat baja, semakin getas dan sulit dibentuk. Sebaliknya, semakin ulet dan mudah dibentuk, biasanya kekuatannya menurun.

Kolaborasi Chery dan HBIS berhasil menembus batas tersebut. Mereka menghasilkan material yang lebih kuat, namun tetap memiliki formability dan ketangguhan yang cukup untuk proses manufaktur massal—sesuatu yang selama ini menjadi hambatan teknis industri UHSS.

Tiga Keunggulan Utama Baja Hot-Formed 2400 MPa

  1. Peningkatan keselamatan: Kekuatan tekan yang jauh lebih besar memberikan ketahanan benturan lebih tinggi pada komponen-komponen keselamatan kritis, terutama pada tabrakan samping dan benturan kecepatan tinggi.
  2. Potensi pengurangan berat kendaraan: Material lebih kuat berarti lembaran dapat dibuat lebih tipis tanpa mengorbankan kekuatan struktural. Hal ini membuka peluang untuk menurunkan bobot kendaraan, yang berdampak pada efisiensi bahan bakar, emisi, serta performa pengendaraan.
  3. Sifat material lebih seimbang: Baja baru ini mempertahankan kombinasi kekuatan, ketangguhan, dan kelenturan, mengatasi masalah umum baja ultra-high-strength yang cenderung rapuh dan sulit diproses. Artinya, material ini siap masuk ke jalur produksi tanpa modifikasi ekstrem pada peralatan.

Siap Produksi Massal

Chery menyebut material ini telah melewati serangkaian pengujian ketat yang mengonfirmasi: stabilitas sifat mekanik, konsistensi proses manufaktur, dan akurasi dimensi yang presisi.

Semua parameter tersebut merupakan prasyarat penting sebelum suatu material high-strength dapat diadopsi untuk produksi massal. Chery dan HBIS juga berencana memperluas penerapannya ke komponen struktural vital seperti kerangka pintu, balok longitudinal, dan cross-member.

Memecahkan Rekor Dunia

Rekor baja ultra-tinggi pada kendaraan produksi massal sebelulmnya dipegang oleh Xiaomi YU7 dengan material hot-formed 2.200 MPa. Dengan capaian 2.400 MPa, Chery kini berada di posisi terdepan dalam teknologi UHSS otomotif.

Sebagian besar merek otomotif global masih menggunakan HS/ AHSS dengan kekuatan di bawah 1.000 MPa, kecuali pada area kritis yang memerlukan UHSS di atas 1.000 MPa. Contohnya:

Toyota Tacoma (2016): UHSS 1.480 MPa pada pilar A.

BMW iX3: hot-formed steel sekitar 1.000 MPa.

Honda: UHSS hingga 1.500 MPa untuk pilar depan.

BYD Atto 3: UHSS 1.500 MPa pada area keselamatan utama.

Artinya, pencapaian 2.400 MPa ini berada satu hingga dua generasi di atas material UHSS yang saat ini dipakai pabrikan lain.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *