Cheshire – Donut Lab, start up dari Inggris membuat pengumuman besar awal tahun ini. Mereka mengklaim sebagai perusahaan pertama di dunia yang siap memproduksi baterai all-solid-state untuk skala komerial.
Baterai all-solid-state ini lebih ringan, lebih padat energi, lebih aman, lebih cepat pengisiannya, lebih tahan lama, dan jarak tempuh lebih jauh dibandingkan baterai lithium-ion konvensional dengan elektrolit cair. Para peneliti bekerja keras bertahun-tahun untuk mengembangkan baterai jenis baru ini, tapi sejauh ini umumnya masih tertahan di laboratorium dan ruang uji.
Baterai all-solid-state yang akan diproduksi Donut Lab memiliki densitas energi 400 Wh/kg dan diisi ulang dalam waktu lima menit. Baterai ini sanggup di isi ulang hingga 100.000 siklus, tanpa perlu membatasi pengisian hingga 80%. Sebagai perbandingan, beberapa baterai lithium-ion konvensional terbaik yang tersedia saat ini memiliki densitas energi sekitar 250-300 Wh/kg dan dengan 5.000 siklus pengisian penuh, sambil membatasi tingkat pengisian maksimum hingga 80%.

Anti Terbakar
Selain itu, suhu ekstrem hampir tidak memiliki pengaruh pada baterai solid-state buatan Donut. Startup tersebut mengklaim bahwa produknya tetap mempertahankan lebih dari 99% kapasitasnya pada suhu dibawah titik beku -30°C. Ketika dipanaskan hingga 100°C, tetap mempertahankan kinerja tanpa degradasi.
Dari segi keamanan, diklaim baterai tidak akan terbakar jika rusak. Perlindungan dibangun dari dalam. Dengan menghilangkan elektrolit cair yang mudah terbakar. Juga tidak ada rantai reaksi termal yang tidak terkendali. Langkah-langkah ini menghilangkan penyebab utama kebakaran baterai.
Baterai ini diklaim dapat diproduksi di hampir seluruh belahan dunia karena tidak menggunakan material langka. Donut Lab tidak merinci bahan apa yang dibutuhkan untuk membuat sel solid-state. Tetapi mengatakan bahwa sel tersebut “100% ramah lingkungan, terbuat dari bahan yang tersedia di mana-mana,” sehingga kebal terhadap isu geopolitik. Startup ini juga mengklaim baterai solid-state-nya lebih murah untuk diproduksi dibandingkan baterai lithium-ion sejenis.
“Meskipun keuntungannya jelas, masa depan baterai solid-state telah menjadi target yang terus berubah dan tertunda ketika perusahaan yang bergerak di bidang elektrifikasi ditanya kapan baterai ini akan menjadi kenyataan,” kata CEO Donut Lab, Marko Lehtimäki. “Di Donut Lab, jawaban kami tentang kesiapan baterai solid-state untuk digunakan dalam kendaraan produksi OEM adalah sekarang, hari ini, bukan nanti,” kata CEO Donut Lab, Marko Lehtimäki lewat siaran pers.
Pabrikan Cina Masih Ujicoba
Baterai all-solid-state akan dipamerkan Donut Lab di CES 2026 di Las Vegas, yang akan dibuka pada 6 Januari 2026.
Semangat yang sama juga hadir di Cina. Perusahaan mobil listrik berlomba untuk mengembangkan baterai masa depan ini. Namun belum ada yang mengklaim sudah sampai di tahap komersialisasi. Sebagian masih di tahap uji coba.
Baru-baru ini, Hongqi, salah satu merek dibawah FAW, mengumumkan telah berhasil meng-install dan mengoperasikan baterai all-solid-state di SUV Hongqi Tiangong 06. Peristiwa ini menandai tahap baru ujicoba teknologi all-solid-state battery di lapangan.
Jiang Wenhu, Vice President of the China FAW Hongqi Brand Operation Committee, sudah blak-blakan mengungkapkan timeline untuk all-solid-state battery. Jiang Wenhu menargetkan akhir 2027, model-model papan atas Hongqi sudah harus menggunakan all-solid-state battery. Yang berarti baterai sudah harus masuk tahap produksi massal.
Hongqi adalah merek kesekian yang mengungkapkan intensinya terhadap penguasaan teknologi solid-state battery. Sejak awal tahun 2025, banyak perusahaan di Cina yang secara terbuka mengumumkan rencananya di bidang ini. Dan rata-rata menargetkan sudah bisa install di produk massal pada 2026-2027.
Dongfeng Motor sudah membuat dan menggunakan solid-state battery 0,2GWh dengan densitas energi 350Wh/kg. Rencana produksi massal dan instalasi pada September 2026. Akhir November lalu, GAC mengumumkan membangun jalur produksi solid-state battery skala besar pertama di Cina. BYD menargetkan 2027 untuk instalasi.
Ketika raksasa otomotif di Cina masih berkutat di tahap uji coba, Donut Lab kini memimpin perlombaan menuju komersialisasi penuh.


