BYD Produksi Mobil Listrik ke-15 Juta Unit

Pertumbuhan eksponensial, ekspansi global, dan strategi adaptif menjadi kunci dominasi BYD di era kendaraan listrik.

Shenzhen – BYD menorehkan rekor baru sebagai produsen mobil listrik pertama di dunia yang berhasil memproduksi 15 juta unit sekaligus menjadi menjadi pabrikan mobil listrik pertama di dunia yang mencapai produksi sebanyak itu. Unit yang menjadi sejarah adalah Denza N8L. Unit ini sekaligus menjadi yang ke-15.000 dari model tersebut.

Denza N8L merupakan SUV plug-in hybrid (PHEV) berkonfigurasi enam penumpang yang diposisikan sebagai kendaraan keluarga premium. Model ini menitikberatkan aspek keselamatan, kenyamanan, serta kemudahan pengendalian, dan resmi diluncurkan di China pada 28 Oktober 2025.

Pencapaian ini mencerminkan pola pertumbuhan eksponensial dalam pengembangan lini New Energy Vehicles (NEV) BYD. Lonjakan tersebut ditopang oleh ekspansi agresif kapasitas produksi serta penerimaan pasar yang sangat kuat, baik di dalam negeri maupun global.

Untuk tahun 2025, BYD menargetkan penjualan 4,6 juta unit kendaraan, naik hampir 30 persen dibanding realisasi tahun 2024. Hingga November 2025, penjualan kumulatif perusahaan telah mencapai 4,18 juta unit, atau sekitar 91 persen dari target tahunan.

Tumbuh Eksponensial

Didirikan pada Februari 1995, BYD berevolusi dari produsen baterai menjadi salah satu grup otomotif terbesar di China. Saat ini perusahaan memiliki lebih dari 900.000 karyawan, dengan sekitar 110.000 di antaranya berfokus pada riset dan pengembangan (R&D).

BYD mulai masuk ke industri otomotif pada 2003 melalui akuisisi Qinchuan Auto di Xi’an, Provinsi Shaanxi. Lima tahun kemudian, pada 2008, BYD meluncurkan mobil listrik pertamanya, F3DM.

Perjalanan menuju skala produksi masif memang tidak instan. BYD membutuhkan 13 tahun untuk mencapai produksi 1 juta unit pertama pada Mei 2021. Namun setelah titik tersebut, laju pertumbuhan meningkat drastis. Produksi melonjak dari 1 juta ke 3 juta unit dalam 18 bulan, mencapai 5 juta unit dalam sembilan bulan, dan menembus 10 juta unit pada 18 November 2024.

Tonggak 15 juta unit tercapai pada 18 Desember 2025, hanya berselang 13 bulan dari pencapaian 10 juta unit. Artinya, BYD hanya membutuhkan sekitar 4,5 tahun untuk tumbuh dari 1 juta menjadi 15 juta unit kendaraan listrik.

Pasar Global

Sepanjang Januari hingga November 2025, penjualan kumulatif di luar China telah melampaui 910.000 unit. Secara tahunan, penjualan global diproyeksikan menembus 1 juta unit, jauh di atas target awal perusahaan.

Dalam peta jangka panjang, BYD menargetkan 50 persen penjualan berasal dari pasar internasional pada 2030. Untuk mencapai sasaran tersebut, perusahaan menerapkan strategi ekspansi yang adaptif terhadap dinamika geopolitik dan kebijakan perdagangan.

Sebagai respons atas tarif Uni Eropa terhadap kendaraan listrik asal China, BYD mengalihkan sebagian fokus produksinya ke Turki, memanfaatkan struktur biaya yang lebih kompetitif serta akses perdagangan yang lebih menguntungkan ke pasar Eropa.

Di sisi logistik, BYD juga berinvestasi pada tujuh kapal pengangkut kendaraan guna memperkuat kendali atas rantai pasok dan memastikan distribusi yang lebih efisien ke pasar Eropa dan Amerika Selatan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *