Tallinn – Verge TS Pro mencetak sejarah sebagai motor listrik pertama di dunia yang menggunakan baterai solid-state dalam produksi komersial. Merek motor asal Estonia ini mengasapi merek-merek papan atas dunia yang masih berkutat di lab dan sirkuit ujicoba.
Baterai solid-state di motor ini diklaim menghadirkan perbedaan besar seperti pengisian supercepat. Hanya 10 menit -tidak lebih lama dari isi bensin di SPBU- energi listriknya bisa dipakai menempuh nyaris 300 km. Usia pakai baterai juga lebih panjang dan resiko kebakaran lebih rendah.
Verge akan menyiapkan dua varian TS Pro dengan harga mulai USD29.900. Aplikasi baterai solid-state ini menandai rencana perusahaan untuk meninggalkan teknologi lithium-ion.
Pabrikan mengklaim varian pertama mampu menempuh jarak maksimal 350 km dengan baterai 20,2 kWh. Varian kedua 33,3 kWh dengan jarak maksimal 600 km tergantung gaya berkendara.
Torsi 1000 Nm
Motor dengan torsi 1000 Nm dan daya maksimal 136,78hp ini sanggup melesat hingga kecepatan puncak 200km/jam dan akselerasi dari nol-100 dalam 3,5 detik. Bobotnya 235kg, tinggi tempat duduk 780mm. Motor ini menggunakan rim mounted electric motor yang mengeliminasi kebutuhan sistem pengerak yang rumit. Plus proses manufaktur yang lebih ringan dan cost effective.
Komponen yang menyusun Donut platform meliputi modul batterai, unit komputer danvehicle control software dalam beragam ukuran dan performance levels. Bisa dipakai di beragam kendaraan karena menggunakan desain modular.

Merek Verge ‘anak baru’ di industri sepeda motor dunia. Mereka membuat kejutan besar tahun 2022 dengan meluncurkan donut rear hub. Sistem penggerak roda yang bentuknya seperti donat. Bolong tengahnya.
Alasan Harga Premium
Dengan harga mulai Rp500 juta-an, Verge TS Pro berada di teritori premium bersama nama-nama beken seperti Aprilia RSV4 atau Ducati Panigale. Berikut tabel perbandingan ketiganya.

Verge TS Pro memiliki torsi 8 kali lipat lebih besar dari Ducati maupun Aprilia. Inilah nilai plus utama untuk menggoda konsumen. “Tarikan’ gila yang sekarang belum ada yang menyamai.
Verge TSPro juga mematahkan mitos bahwa motor listrik hanya untuk jarak dekat. Dengan baterai solid-state 33,3 kWh, Verge TS Pro memiliki daya jelajah dua kali lipat lebih jauh daripada superbike bensin dalam sekali pengisian penuh. Dan jangan lupa, nge-charge Verge TSPro nyaris tidak ada bedanya dengan lamanya ngisi bensin di SPBU.
Ducati dan Aprilia lebih ringan (selisih ~35 kg), membuat kedua motor Italia tersebut lebih unggul cornering. Kedua superbike ini juga bisa menembus angka 300 km/jam. Sementara Verge membatasi TSPro maksimal 200 km/jam untuk menjaga efisiensi baterai. Karena itu Verge lebih fokus pada kenyamanan dan akselerasi jalanan.
Karena itu, Verge berani menempatkan harga TSPro berada di level harga premium. Yah…. mereka menjual eksklusifitas teknologi (solid-state & hubless motor) daripada sekadar kecepatan puncak.


