Jakarta – Satu dari lima mobil yang terjual di Indonesia berasal dari segmen LCGC. Hampir separuh penjualan Honda di Indonesia berasal dari segmen ini. Bagi Daihatsu kontribusinya 40-an persen. Di Toyota rata-rata 20%. LCGC adalah tulang punggung ketiga merek Jepang ini.
BYD Atto 1 diperkenalkan di GIASS 2025. Ukurannya mirip-mirip Honda Brio Satya maupun si kembar Agya/Ayla. Harganya juga. Paling value for money di segmen EV. BYD Atto 1 seperti mengusik kemapanan trio Jepang yang bertahun-tahun menikmati dominasinya di segmen menengah ke bawah.
Cek Harga
Harga saat peluncuran, BYD Atto 1 Dynamic dibanderol Rp 195 juta, lebih murah dari varian tertinggi Honda Brio Satya E CVT (Rp 202,5 juta), Toyota Agya Stylix (Rp200,6 juta) dan selisih tipis dengan Daihatsu Ayla 1.2 R CVT ADS (Rp194,4 juta). Kalau BYD Atto 1 Premium Rp 235 juta. Semua harga on the road Jakarta.
Diluar itu, pajak-pajak yang harus dibayar selama masa operasional lebih murah mobil listrik daripada mobil bensin.
Cek Ongkos Jalan
BYD menyediakan dua pilihan berdasarkan kapasitas baterai yaitu 30,08 kWh dan 38,88 kWh. Jarak tempuh baterai fullcharge masing-masing diklaim 300km dan 380km (versi New European Driving Cyle/NEDC).
Biaya isi ulang per kWh di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) adalah sekitar Rp2.466, berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 1 Tahun 2023. Artinya diatas kertas BYD Atto 1 butuh Rp75 ribu untuk menempuh 300km atau Rp96 ribu untuk versi baterai 38,88 kWH.
Honda Brio Satya maupun duo Agya/Ayla memiliki efisiensi berkisar 15km/liter – 22km/liter. Anggap saja efisiensinya 20km/liter. Jika menggunakan Pertalite, maka setiap setiap km perlu BBM senilai Rp500. Dengan kata lain untuk menempuh jarak 300km perlu Rp150 ribu.
Cek Peforma
Motor listrik BYD Atto 1 bisa memproduksi daya maksimal 55 kW (74 hp) dan torsi maksimal 135 Nm. Lebih kecil dari Honda Brio Satya (88,7hp) maupun duo Agya/Ayla. Soal torsi, mobil listrik memang harus diakui lebih besar dari mobil bensin (135 Nm vs 110 Nm).
Mengukur peforma, secara teoritis, bisa menggunakan kalkulasi power-to-weight ratio (PWR)dan torque-to-weight ratio (TWR). Coba kita bandingkan antara BYD Atto 1 vs Honda Brio Satya.
BYD Atto memiliki PWR 74hp/1160kg=0,0638 hp/kg. Brio Satya memiliki PWR 88,7hp/930kg = 0.0954 hp/kg. Untuk TWR, BYD Atto 1 135Nm/1160kg=0,116 Nm/kg. Brio Satya 110 Nm/930kg = 0,118 Nm/kg
Dari perhitungan diatas kertas ini, Brio Satya unggul. PWR Brio Satya unggul signifikan. Sementara TWR beda tipis. Dengan kata lain, Brio Satya menjanjikan peforma kecepatan puncak dan responsifitas lebih baik daripada BYD Atto 1. Namun dalam hal akselerasi terutama di kecepatan rendah/start-stop BYD Atto 1 bisa lebih unggul karena karakter motor listrik yang menghasilkan torsi maksimal justru di putaran rendah. Tidak seperti mesin konvensional menghasilkan torsi di putaran mesin lebih tinggi. Tapi kembali lagi, ini perhitungan diatas kertas. Ada banyak faktor lain yang berpengaruh.
Cek Dimensi
Kita membandingkan dimensi BYD Atto 1 dengan Honda Brio Satya sekali lagi. Dimensi exterior BYD Atto 1 adalah p x l x t (3.925 x 1.720 x 1.550 mm)dengan wheelbase 2500 mm. Sementara Brio Satya (3.815 mm x 1.680 mm x 1.485 mm x 2405 mm). Pendatang baru lebih panjang 110 mm, lebih lebar 40mm dan lebih tinggi 65mm. Sementara wheelbase lebih panjang 95mm.
BYD maupun Honda/Toyota/Daihatsu tidak mengumumkan dimensi interior masing-masing modelnya. Namun dimensi wheelbase dianggap mencerminkan dimensi interior. Wheelbase lebih panjang dianggap interior lebih lapang. Wheelbase 2500mm setara dengan Daihatsu Sirion. Dan sedikit lebih pendek dari Toyota Yaris (2550mm), Honda Jazz (2530mm) dan Suzuki Baleno hatchback (2520mm).
Cek Radius Putar
Radius putar mobil mencerminkan kelincahan kendaraan di jalanan kota. Radius putar yang kecil, mobil bisa berputar di area yang lebih sempit. Parkir juga lebih mudah. Radius putar BYD Atto 1 adalah 4,95 meter. Relatif kecil, cukup lincah di perkotaan. Honda Brio Satya memiliki radius putar 4,6 meter. Lebih unggul untuk berkelit di ruang sempit atau lalu lintas padat kota besar.

Global Model
BYD meluncurkan Atto 1 sebagai global model untuk pertamakalinya di China, April 2023 dengan nama BYD Seagull. Setelah China, peluncuran selanjutnya di Uruguay (Januari 2024,dengan nama Seagull). Lalu Brazil (Februari 2024 , Dolphin Mini), Mexico (Maret 2024, Dolphin Mini), Colombia (April 2024, Seagull). Kemudian geser ke Philippine (Oktober 2024, Seagull). Sebelumnya pada Maret 2024, BYD juga meluncurkan model ini di Maroko dengan nama Seagull.
BYD mengklaim mobil kompak dengan harga terjangkau ini mendapat sambutan positif dari market. Di Cina, BYD mengklaim sudah mengirim satu juta unit ke pelanggannya di seluruh negeri hanya dalam waktu 27 bulan saja.
Di Brazil, BYD mencatatkan penjualan rata-rata di atas 2.000 unit per bulan, yang menjadikan model ini produk BYD paling laris di negeri Samba. Data dari laman Autoo, dalam lima bulan pertama tahun ini sebanyak 13.233 unit Dolphin Mini dikirim ke pelanggannya di seluruh Brazil. Sementara tahun lalu (Februari – Desember 2024) sebanyak 21.945 unit.
Model ini juga menunukkan tren menguat di Filipina karena ukurannya yang ringkas dan harganya yang terjangkau. Di sana BYD menjual Seagull mulai dari 898.000 peso (Rp 257 juta) dan versi mahalnya 958.000 peso (Rp274 juta).
BYD Dolphin Surf langsung melucur di 15 negara Eropa dengan sedikit penyempurnaan dibandingkan versi negara-negara lain. Harganya mulai 22900 Euro (Rp440-an juta).
Hingga akhir November 2025 total penjualan BYD Atto 1 di Indonesia mencapai 17.700 unit, menjadikannya mobil terlaris nasional selama dua bulan berturut-turut (Oktober dan November). Masing-masing 9.396 unit di Oktober dan 8.333 unit di November.
Analis memprediksi kekuatan merek BYD melalui model paling terjangkau ini akan mendongkrak penjualan. Ketika industri otomotif Indonesia dalam tekanan, konsumen berpeluang mendapatkan deal bagus. BYD bisa menawarkan deal bagus dengan kombinasi desain, teknologi dan harga. Namun merek-merek mapan yang namanya sudah terpahat di benak konsumen tidak akan tinggal diam. Mereka bisa menawarkan deal bagus lewat jaringan purna jual luas, produk yang sudah terbukti unggul dan kepraktisannya.


